Kades Sentul  Tanggapi Dengan Bijak Berita Apapun, Lebih  Utamakan Nasib  Warga

Kades Sentul Tanggapi Dengan Bijak Berita Apapun, Lebih Utamakan Nasib Warga

Bogor-BII

Kepala Desa Sentul kabupaten Bogor, R. Alex Sandi Ridwan mengaku sangat menyayangkan pemberitaan tentang penelantaran salah seorang warganya yang diangkat disalah satu media tanpa melakukan konfirmasi dan tidak berimbang.

Dipemberitaan itu dijelaskan, ada satu keluarga yang terdaftar sebagai warga Desa Sentul RT.03 RW.06 Dusun 1, kecamatan Babakan Madang, kabupaten Bogor bernama Ujang Yani (52) menderita stroke dan Neneng (50)  serta keempat anaknya yang menurut pemberitaan di media tersebut telah ditelantarkan  oleh pihak pimpinan desa Sentul karena tidak memperdulikan kondisi tempat tinggal  mereka (menurut salah satu media online-red) dan jauh dengan kata layak.

Beritaindependentindonesia.com pun menelusuri pemberitaan tersebut. Kabar tentang keluarga Ujang Yani yang katanya telah ditelantarkan Kades Alex ternyata berawal dari statement  Acep Badrudin, kepala dusun 1 yang dihembuskan ke salah satu media.

Sontak pernyataan Kadus Acep yang mengaku sudah melaporkan nasib keluarga Ujang ke RT dan RW bahkan sampai ke jajaran pemerintah desa Sentul  mendapat bantahan.

“Sampai saat ini, pihak pemerintahan desa tidak mendapat laporan seperti yang dikatakan orang itu (kadus Acep-Red). Tapi saya bersama jajaran desa selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk warga desa,” tegas Alex saat dihubungi media terkait pemberitaan.

Bagi Alex  dalam menanggapi pemberitaan, harus dengan bahasa yang bijak. Menurutnya, sebagai pimpinan desa dia harus siap menerima kritikan baik yang membangun maupun yang menjatuhkan dedikasinya sebagai kepaala desa. 

“Apapun penilaian warga kita tampung. Dan kalau memang layak untuk kita bantu, ya pihak desa selalu siap turun dan peduli dengan keadaan warga desa Sentul. Jadi untuk pemberitaan yang menyangkut kinerja saya, ya saya terima saja. Kan itu hanya sekedar berita. Bukti nyatanya kan tidak demikian. Saya persilahkan rekan-rekan media langsung investigasi ke warga desa Sentul. Apa benar saya dan perangkat desa lainnya telah menelantarkan warga disini? Setahu saya, menyangkut warga yang diberitakan dimedia itu, pihak pemerintah desa telah memberikan bantuan, baik dalam bentuk BLT maupun dana sosial lainnya,” tegas Alex.

Prihal rumah yang dihuni oleh warga terkait, Alex juga menjelaskan, “Kita sudah daftarkan rumah keluarga itu. Perlu diketahui,  khusus di desa Sentul, ada 115 rumah yang sudah didaftarkan untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), namun itu baru terealisasi insha Allah dianggaran tahun 2022. Jadi ya harus sabar. Meski begitu, kita sudah bantu dengan anggaran pribadi untuk perbaikan rumah warga itu,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Alex juga menghimbau kepada warganya agar lebih berhati-hati memberi informasi terkait pemberitaan di media.

“Agar tidak ada orang-orang yang merasa dirugikan. Jadi saya minta agar kita lebih cermat dan hati-hati menjaga lisan. Takut timbul fitnah,” pungkas Alex.

Sosok Alex sebagai pemimpin di desa Sentul banyak diacungkan jempol. Pasalnya di pemerintahan, Alex bukanlah orang baru. Khusus di Desa Sentul, Alex sudah menjabat dua periode sebagai Kepala Desa. Artinya, kepercayaan masyarakat sudah melekat mengiringi pengabdiannya.

Sementara dari pantauan media dilokasi, rumah Ujang tampak sudah diperbaiki.

“Ini diperbaiki oleh pak Kades Alex, kayaknya pake dana pribadi. Dan sebelumnya juga saya dan keluarga sudah sering dibantu biaya pengobatan,”ujar  Neneng yang mengaku suaminya sudah mengalami dua kali terserang stroke dan selalu mendapat perhatian dari pemerintahan desa.

 

 

#Red