11 Ton Solar Bersubsidi Berhasil Diamankan Polres Kuningan

11 Ton Solar Bersubsidi Berhasil Diamankan Polres Kuningan

Kuningan-Berindo

Polres Kuningan, Jawa Barat baru-baru ini berhasil mengamankan 11 ton Solar hasil dari penimbunan bahan bakar minyak di Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Aksi penggerebekan yang dilakukan petugas Satreskrim Polres Kuningan pada Minggu dini hari digudang BBM illegal itu  memang sempat viral di media sosial. Namun pihak petugas kepolisian Polres Kuningan tidak langsung mengumumkan di media, karena sedang dilakukan pengembangan terlebih dahulu.

“Awalnya kami terima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas pengiriman BBM ke sebuah rumah. Lalu kami melakukan penyelidikan, dan setelah terbukti kami langsung menggerebek lokasi terssebut,” kata Wakapolres Kuningan, Kompol Samsul Bagja Bakhtiar didampingi Kanit Tipiter Sat Reskrim, Ipda Dahroji, saat memberikan keterangan pers, Selasa (7/6).

Dihadapan beberapa media, Samsul memperlihatkan barang bukti yang diamankan oleh Sat Reskrim Polres Kuningan antaralain, sejumlah drum, jeriken, dan bak penyimpanan solar, 11 ton solar serta seorang pelaku BBM illegal berinisial BS (35 th).

Menurut Kompol Samsul, pelaku BS yang merupakan warga Cirebon ini mengaku telah melakoni aksi timbun solar sekitar 2 bulan.

“Aksi ini berawal dari laporan masyarakat sekitar terkait adanya aktivitas BBM ke sebuah rumah. Lalu kami langsung melakukan penyelidikan dan setelah terbukti kami langsung menggerebek lokasi tersebut,” terangnya.

Di dalam rumah pelaku, ternyata benar polisi menemukan sejumlah jeriken dan beberapa drum serta belasan wadah berukuran besar untuk menampung Solar tersebut.

“Dalam praktiknya, pelaku membeli BBM jenis Solar bersubsidi dengan menggunakan kartu yang diperuntukkan bagi UMKM yang dapat membeli solar subsidi sebanyak 30 liter dengan cara berganti-ganti orang. Dalam satu hari pelaku membeli Solar sampai 3-5 kali, kemudian Pelaku menimbun bahan bakar tersebut untuk dijual kembali dengan harga non subsidi. Atas aksi ini, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 buah kartu penerima subsidi BBM, 33 jerigen berisi masing-masing 30 liter, serta 11 kempu warna putih dengan total keseluruhan 11 ton BBM jenis Solar dan beberapa barang bukti lain,” ujar dia.

Lebih lanjut Kompol Samsul menambahkan, pelaku mengaku belum sempat menjual Solar tersebut.

“Dari keterangan pelaku, Solar tersebut memang belum sempat dijual. Hanya saja dari informasi yang didapat, pada saat dilakukan penggerebekan, telah ada kesepakatan akan menjual Solar tersebut. Alhamdulillah, kami berhasil menggagalkannya. Namun dalam kasus ini, kami juga masih mengejar satu pelaku lagi berinisial TT (44) sebagai pemilik rumah yang dijadikan tempat penimbunan Solar ini,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku kini dijerat pasal 55 dan pasal 23 huruf c dan d Jo pasal 53 huruf c dan d UU nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Pelaku diancam dengan hukum maksimal 6 tahun penjara.


#gun