Santuni 2000 Anak Yatim Dan Dhuafa, Hj. Nurlela Merasa Semakin Cinta Rasullullah

Santuni 2000 Anak Yatim Dan Dhuafa, Hj. Nurlela Merasa Semakin Cinta Rasullullah

BOGOR – BERINDO

Hj. Nurlela sukses menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menghadirkan 2000 anak yatim dan dhuafa, di kediamannya dibilangin Citeureup, kabupaten Bogor, Minggu(27/11/2022). 

“Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan santunan anak yatim memang menjadi agenda penting. Tujuannya untuk memohon do’a keselamatan dan keberkahan agar senantiasa dirasakan keluarga dan warga sekitarnya,” terang calon Kepala Desa Karang Asem Timur, kecamatan Citeureup disela-sela acara. 

Masih kata kader PPP  ini, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2022 memiliki tujuan yang berbasis pembangunan spiritual. Yakni, menciptakan masyarakat yang maju dan beriman.

“Kegiatan keagamaan menjadi salah satu momintum untuk meningkatkan kebersamaan bagi masyarakat,”  Ujar Hj. Nurlela. 

Peringatan Maulid nabi muhammad SAW,  satunan anak yatim dan piatu, yang diiringi dengan ceramah dari mama Dedeh berjalan dengan hikmah. 

“Kita sebagai umat Muslim harus mampu meneladani akhlak luhur Nabi Muhammad SAW, mengamalkan sunah-sunahnya dan menjadikan Islam menjadi agama rahmatan lil’alamin. Kita mengenal Rasulullah SAW sebagai manusia yang paling mencintai anak yatim. Terlebih, Rasulullah adalah nabi yang dilahirkan dalam keadaan yatim. Karena itu, pada peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad, kita melakukan apa yang memang dicintai oleh Nabi Muhammad. Ini adalah momentum tepat untuk memuliakan anak yatim, karena apa yang ajarkan Nabi Muhammad SAW sebagai umatnya sampai Akhir Zaman,”ujar Mamah Dedeh dalam Tausiahnya juga terkait niat mulai Hj. Nurlela yang menyantuni 2000 anak yatim dan dhuafa serta doa bersama di hari kelahiran salah satu cucu kesayangan Hj. Nurlela.

Pada kesempatan itu, juga tampak Ketua DPC PPP Kab. Bogor menghadiri  acara sebagai tamu kehormatan. 

“Makna yang terkandung dalam Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertama, ekspresi rasa syukur atas nikmat usia, dan rasa syukur kepada Rasulullah SAW. Kedua, memperingati hari lahir nabi menjadi salah satu cara pengingat untuk bersholawat kepada Rasulullah SAW. Ini merupakan ikhtiar kita memperbanyak shalawat yang tidak hanya di hari Jumat, namun dimaksimalkan setiap hari sambil beraktivitas,”pungkasnya di sela-sela sekapur dirinya. 

Selain acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan juga santunan, Hj. Nurlela juga mengemas acara tersebut dengan doa bersama untuk masyarakat Cianjur yang sedang tertimpa musibah bencana alam. 


#nyok